Jumat, 01 Maret 2019
Rizal Ramli Duga Jokowi Masih Ingin Gunakan UU ITE Untuk Tangkap Pengkritik
BACAAN BERITA - Ekonom, Rizal Ramli mengusulkan agar undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) segera direvisi. Rizal Ramli menyebut jika UU ITE lebih kerap dipakai untuk memberangus demokrasi lewat pasal pencemaran baik di dalam UU tersebut dibandingkan untuk kasus lainnya.
Rizal Ramli mengungkapkan, penggunaan UU ITE untuk memberangus kritikan ini berimbas pada anjloknya indeks demokrasi di Indonesia. Penurunan indeks demokrasi ini terjadi dalam empat tahun belakangan ini.Indeks demokrasi Indonesia berdasarkan The Economist turun dari nomor 49 tahun 2014. Hari ini turun ke 64 atau 65 tahun 2018. Empat tahun turun kita ranking demokrasi dari nomor 49 ke nomor 65," ungkap Rizal Ramli di Yogyakarta, Jumat (1/3).
Mantan Menko Kemaritiman ini menyebut jika tak ada revisi dikhawatirkan UU ITE akan terus dipakai untuk memberangus demokrasi. Sehingga indeks demokrasi Indonesia akan terus menurun.Kalau ini UU tidak direvisi makin banyak korbannya tahun ini, tahun depan. Indeks demokrasi Indonesia makin rendah lagi nantinya," ungkap Rizal Ramli.
Rizal Ramli mengaku gembira dengan janji politik dari Prabowo-Sandiaga yang akan melakukan revisi UU ITE. Sehingga UU ITE tak lagi dipakai memberangus demokrasi.Nah, kami gembira Prabowo-Sandi, Sandi berjanji untuk merevisi UU ITE supaya tidak digunakan untuk memberangus demokrasi," papar Rizal Ramli.
Sementara itu, Sekjen PPP yang juga Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengatakan, partainya siap mendukung revisi UU ITE. Asalkan, kata dia, rumusan perubahan itu jelas dan matang.Arsul menilai wajar banyak desakan merevisi UU ITE. Namun, dia berujar ada dua hal yang harus dilihat, yakni penegakan hukum dan rumusan. Jika problemnya ada pada penegak hukum, Arsul mengatakan, Komisi III DPR akan menanyakan hal ini kepada Kapolri dan jajarannya lebih dulu.Kalau problemnya dinilai ada pada rumusannya, ya silakan. Paling tidak kami di PPP siap untuk menginisiasi revisi UU ITE," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (31/1).
Postingan Populer
-
Aqu meraba klitorisku dgn jari jariku, terasa nikmat sekali, beberapa saat kututup mataqu. Cepat sekali kemaluanqu sudah licin, basah sek...
-
Agen Judi Online - Hingga suatu hari di tempatku bekerja ada acara rapat masalah kinerja perusahaan, yang di hadiri hampir seluruh unit ...
-
Bandar Bola - Alvaro Morata mengatakan catatan tak terkalahkan dalam 35 pertandingan tak akan berguna jika Real Madrid tak menjadi juara...
-
Agen Judi Online - Perkenalkan namaku Marsita, aku seorang marketing pemasaran perumahan di Surabaya. Umurku 32 tahun. Aku sudah berkel...
-
Bandar Bola - Gelandang Barcelona, Rafinha mengaku senang dengan kesuksesan timnya lolos ke perempat final Copa del Rey usai menyingkirk...
-
Bandar Bola - Real Madrid kembali harus memberikan rasa terimakasih yang tinggi kepada Sergio Ramos. Sang kapten lagi-lagi menjadi pahla...
-
Bandar Bola - Kasus yang menimpa Antasari Azhar merupakan Kriminalisasi yang di lakukan atas perintah dari Perintah mantan presiden k...
-
Agen Judi Online - Seperti yang kita ketahui kasus pembunuhan sadis di pulomas, jakarta timur, memakan enam nyawa yang tewas. Keenam kor...
-
Bandar Bola - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger menuntut timnya untuk bangkit usai dua kali kalah beruntun saat melawan Hull City akhir ...
-
Bandar Bola - Prediksi Bola Terjitu bolapapa Roma vs Chievo dimana pertandingan akan berlangsung di Stadium Olimpico (Roma) pada tang...

