Twitter Facebook Delicious Digg Stumbleupon Favorites More

Minggu, 20 Oktober 2019

Sales Mobil Diteriaki Maling, Diculik, Dibunuh oleh Suami Mantan Kekasih dan 4 Temannya

        


Bacaan berita - Seorang sales mobil di Jawa Timur,dibunuh enam pelaku suami dari mantan pacarnya  sendiri.Bukan itu saja ada juga  masalah lain  seperti asmara kasih karena konfik persoalan  cicilan mobil antara diungkitnya credit mobil  oleh kekasihnya yang bernama Rulin Rahayu. Suami Rulin yang bernama Bambang irawan mengaku emosi melihat masalah  yang di lakukan Rulin yang belum  membayar kredit yang belum di bayar  kepada Bangkit, Mobil itu dibeli  pada saat Rulin dan Bangkit masih berpacaran pada tahun 2015 sampai  2017. Bandar judi

Pada Senin,14 Oktober 2019 pukul 13.00 wib, Rulin mengetahui  bahwa korban berada di kantor Dealer Suzuki UMC Jalan Ahmad Yani Surabaya. Rulin kemudian  menghubungi Bambang,kemudian mengajak korban untuk mengobrol,sebentar karena  korban hendak ingin pulang kerumah.

Rulin Terus memintak ke petugas keamanan untuk menahan korban agar tidak pulang dan Komentar dari Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Akbp Sudamiran Minggu 20 Oktober 2019 malam.Pukul 16.30 WIB,Bambang datang bersama empat temannya yaitu Bayu, Alank,Imron dan Rizaldi,salah satu yang bernama Bambang memaksa korban untuk masuk ke mobil, Pada saat itu sempat terjadi pertengkaran adu pendapat karena korban menolak masuk ke dalam mobil.

Korban pun akhir masuk ke dalam kemobil dengan cara paksaan dan berusaha  keluar.Korban yang sempat keluar kemudian diteriaki maling oleh para pelaku. Korban ditangkap dan dipukuli massa. Setelah ditarik masuk kembali ke dalam mobil, korban dianiaya hingga pukul 21.00 WIB. Sampai di jembatan Cangar Kota Batu. pelaku menarik korban keluar. Di jembatan korban terus dianiaya, bahkan pelaku Bambang sempat membenturkan kepala korban ke besi penghalang jembatan. Setelah meninggal, para pelaku membuang korban dalam kondisi tangan terikat ke sungai di bawah jembatan. Rabu (16/10/2019), jasad Bangkit ditemukan warga. Di tubuhnya terdapat luka pada bagian dahi kiri seperti bekas tusukan senjata tajam, wajah dan bagian matanya memar, dan tangannya terikat tali. Sebelumnya pada 15 Oktober, istri Bangkit, Mei melaporkan bahwa bangkit diculik. Setelah mendapat laporan penculikan serta mendapat kabar bahwa korban ditemukan dalam kondisi tewas, polisi melakukan penyelidikan. Polisi menangkap empat pelaku, sedangkan dua pelaku bernama Alank Reski Pradana dan Muhamad Imron Rosyadi masih buron.bandar online

Share:

Sabtu, 19 Oktober 2019

3 pria kamboja memperkosa Turis asal Prancis secara bergiliran

        
   

Bacaanberita - Tiga pria Kamboja  di vonis penjara karena  dakwaan atas kasus pemerkosaan bergiliran terhadap seorang perempuan turis asal Prancis di Provinsi Kampot.Asal mula modus  ini di lakukan   adanya  tawaran kepada  turis untuk memberi tumpangan mobil kepada korban.Pada Selasa 15 Oktober dan 16 Oktober Waktu setempat,beberapa hari setelah perempuan berumur sekitar 43 tahun tersebut melaporkan kasus pemerkosaan itu kepada polisi pada 12 Oktober kemarin. bandar online

Kesaksian kepada kepala kepolisian provinsi Kampot Mao Chanmathurih mengatakan seperti dilansir oleh kantor berita AFP, pada hari Sabtu 19 oktober 2019 kepada ketiga terdakwa menawarkan korban tumpangan mobil ke penginapannya saat  turis Prancis tersebut sedang berjalan kaki pada pukul 03.00 WIB dan korban pun menolak  tawaran itu ,kemudian di paksa masuk ke dalam mobil kemudian dibawah kesebuah tempat yang sepi dan di perkosa secara bergiliran  oleh ketiga pria kamboja .

Dan Ketiga  pria kamboja tersebut terancam hukuman penjara maksimum 15 tahun jika terbukti bersalah maka ketiganya terdiri dari seorang sopir taksi yang berumur 36 tahun dan kedua perkerja bangunan berusia 19 tahun dan 23 tahun. Kompot merupakan dentinasi wisata populer bagi para turis asing yang mencari pantai yang tenang sebagai  tempat liburan dari tempat- tempat wisata yang lebih indah dan terkinal di Siem Reap, tempat  di mana  beradanya kuil ternama Angkor Wat.Namun beberapa tahun terakhir, daerah pantai itu telah di kenal akan reputasi pemakaian narkoba.bandar togel

Share:

Jumat, 17 Mei 2019

Lama Tak Muncul, Kini Pemeran Ceking Ronaldowati Jadi DJ Berbakat

        

Bacaanberita - Salah satu sinetron yang sangat populer pada zamannya ialah sinetron Ronaldowati. Sinetron yang menceritakan tentang anak-anak senang bermain sepak bola itu memang memiliki karakter yang unik-unik. Salah satu karakter unik yang ada di Ronaldowati ialah Ceking.

Ceking merupakan bocah berperawakan kurus kecil tapi memiliki kemampuan berlari yang sangat cepat. Karakter Ceking ini sangat menghibur dengan tingkah-tingkah lucunya. Karakter Ceking diperankan oleh Omo Kucrut. Setelah 10 tahun berlalu, kini Omo Kucrut mulai tampil lagi di dunia hiburan. Omo Kucrut kini menjadi DJ yang sangat berbakat.


Jangan terheran-heran jika pemeran karakter Ceking di Ronaldowati sekarang menjadi pria gaul dan keren. Hal itu lantaran Omo Kucrut kini menjadi DJ.Terlihat pada foto di atas, penampilan Omo berubah gaul dengan topi dan headphone yang mengalung di lehernya. Tak ayal kerennya Omo Kucrut saat jadi DJ ini membuat banyak orang terkesan.

Dalam menjalankan pekerjaannya, Omo Kucrut selalu tampil totalitas. Hal itu terlihat dari mimik wajah pada foto di atas yang memperlihatkan keseriusan Omo Kucrut. Omo Kucrut berusaha agar apa yang ia tampilkan dapat dinikmati oleh orang banyak.


Share:

Jumat, 15 Maret 2019

Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru Beraksi Sambil Live Streaming di Facebook

        

Pria pelaku penembakan di masjid di Kota Christchucrh, Selandia Baru melakukan aksinya dengan menyiarkan secara langsung (live streaming) di akun Facebooknya. Pria itu diketahui bernama Brenton Tarrant (28). Tarrant melakukan aksinya saat jemaah di Masjid Al Noor, Christchucrh sedang bersiap melaksanakan salat jumat.



Dilansir dari laman The Star, Jumat (15/3), Tarrant menyiarkan aksinya secara langsung selama 17 menit. Tarrant diketahui merupakan pria kelahiran Australia.

Siaran yang ditayangkan di laman Facebooknya dimulai saat dia mengendarai mobilnya ke Masjid Al Noor di Deans Ave, dan kemudian memarkir mobilnya di pintu masuk terdekat.

Mobilnya yang berwarna cokelat berisi senjata dan amunisi di kursi penumpang depan. Dia kemudian membawa senjatanya dan berjalan ke masjid. Korban pertama ditembak di ambang pintu.

Tarrant membawa setidaknya satu senjata api semi-otomatis dan beberapa klip amunisi. Pesan-pesan dengan tulisan putih tertulis di pistol dan amunisi.


Begitu memasuki masjid, dia mulai menembak. Korban kedua mencoba menyelamatkan diri dengan merangkak menuju lorong utama masjid namun kemudian kembali ditembak beberapa kali dengan brutal.

Orang-orang yang meringkuk di sudut ruangan semua ditembak ketika pria bersenjata itu memblokir lorong, menghalangi upaya siapa pun untuk melarikan diri. Tarrant kemudian menelusuri ruangan-ruangan di dalam masjid dengan menembak berulang kali, berhenti beberapa kali untuk memasukkan amunisi dalam senjatanya.

Dia kemudian keluar masjid melalui pintu depan - setelah kurang dari tiga menit di dalam dan menuju ke jalan - menembakkan tembakan acak ke setiap mobil yang melaju di depannya.

Dia kembali ke mobilnya yang diparkir untuk mengambil amunisi. Dia kembali melontarkan tembakan tanpa target di jalan dan berkata, "Sepertinya kita tidak akan mendapatkan burung hari ini, kawan."

Dia kemudian masuk kembali ke masjid untuk memeriksa korban selamat - dan mulai menembaki orang-orang yang tak bergerak. Video 17 menit itu berakhir ketika pria kejam itu kabur dari tempat kejadian dengan kecepatan tinggi.
Share:

Senin, 04 Maret 2019

BPN Akan Pastikan Andi Arief Tidak Menggangu Kerja Prabowo - Sandi

        


BACAAN BERITA  - Menurut bidang hukum Badan pemenangam Nasional prabowo - Sandiaga, , Ahmad Sufmi Dasco turut prihatin dengan penangkapan yang terjadi dengan Wasekjen Demokrat Andi Arief. Andi ditangkap saat tengah menggunakan narkoba di Hotel Peninsula, Jakarta, Minggu (3/3).



 Andi bukan bagian dari BPN Prabowo-Sandiaga. Sehingga, penangkapan Andi tidak akan mengganggu tim pemenangan menghadapi Pilpres 2019.Bahwa walaupun pendukung Prabowo, yang bersangkutan tidak terdaftar di BPN. Sehingga soal program pemenangan akan tetap dan terus berjalan," kata Dasco saat dihubungi merdeka.com, Senin (4/3).

Dengan demikian, Waketum Gerindra itu menambahkan, program pemenangan Prabowo-Sandiaga tidak terganggu atas penangkapan tersebut. Dia ingin, kasus ini ditangani secara profesional.Terakhir, kami berharap bahwa kasusnya dapat ditindaklanjuti secara profesional," tutup dia.


Sebelumnya, Petinggi partai politik yang diciduk terkait kasus narkoba ternyata Andi Arief. Wasekjen Partai Demokrat itu ditangkap di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Minggu (3/3).Petinggi salah satu partai berinisial AA, diamankan oleh Direktorat 4 Bareskrim Polri," kata seorang perwira tinggi polisi, Senin (4/3).

Menurutnya, Andi diamankan dengan barang bukti alat isap atau bong. Diduga mantan aktivis ini mengkonsumsi sabu.
Share:

Minggu, 03 Maret 2019

Takluk dari Ganda Korsel, Hafiz / Gloria Gagal Juarai Jerman Terbuka 2019

        


BACAAN BERITA  - mbisi ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, merengkuh gelar pertama pada 2019 gagal terwujud. Mereka gagal merengkuh titel Jerman Terbuka 2019 setelah takluk dari ganda Korea Selatan, Seo Seung-jae/Chae Yujung 17-21, 11-21, pada final, Minggu (3/3/2019) malam waktu setempat.


Hafiz/Gloria sebenarnya lebih difavoritkan pada pertandingan ini. Pasangan Indonesia itu menempati unggulan keenam, sedangkan Seo/Chae jadi unggulan kedelapan.

Namun, status tersebut tak banyak berpengaruh di lapangan. Hafiz/Gloria hampir selalu tertekan sepanjang pertandingan.  Hafoz/Gloria terus tertinggal dalam perolehan poin. Ganda Korsel itu juga konsisten menjaga permainan, serta mempertahankan dominasi.



Setelah kalah empat poin pada gim pertama, Hafiz/Gloria malah lebih tertekan pada gim berikutnya. Mereka makin sulit meraup poin pada gim kedua. Pertandingan akhirnya dimenangi Seo/Chae dalam 36 menit. Hafiz/Gloria terpaksa memupus impian menjuarai Jerman Terbuka 2019.
Share:

Sabtu, 02 Maret 2019

BBN melakukan Razia Akibat Peluru Nyasar dan Polda Sumsel sesalkan Tak ada respon dari Koordinasi.

        

BACAAN BERITA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel di bekas lokalisasi Kampung Baru Palembang dua hari lalu, diketahui tanpa koordinasi dengan Polri. Razia itu berakhir dengan adanya korban peluru nyasar. Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menyampaikan penyesalannya dengan razia tersebut. Menurut dia, setiap gelaran yang berkaitan dengan penindakan hukum mesti dikoordinasikan dengan Polri.


"Saya sebenarnya mengharapkan kalau kegiatan yang bersama begitu diinformasikan ke Polda. Saya sudah konfirmasi dengan Kepala BNN, apa masalahnya, bisa di-backup Polda Sumsel dengan kekuatan penuh," ungkap Zulkarnain, Sabtu (2/3).

Meski demikian, dia berkeyakinan BNN Sumsel sudah memperhitungkan risiko dan apa saja yang ditimbulkan dari razia itu. Apalagi obyek razia adalah eks lokalisasi yang diduga menjadi sarang narkoba. Itu kan kampung narkoba, mestinya dengan kekuatan penuh. Tapi saat razia itu hanya beberapa orang dari Pol PP dan BNN. Itu kami menyayangkan," ujarnya.

Dikatakannya, pemberantasan narkoba menjadi salah satu fokus penegak hukum saat ini. Sebab, peredaran barang haram itu semakin meluas dan menjadi musuh bersama.Saya yakin niat BNN bagus dan berapi-api, tetapi risiko juga harus dihitung. Mungkin ada konsep lain, misal pencegahan bukan sekedar penindakan," kata dia.Terkait kasus peluru nyasar itu, Zulkarnain menyebut masih dalam proses penyelidikan. Penyidik akan mencari tahu jenis peluru yang bersarang dan kronologis kejadiannya.Namanya kampung narkoba, mereka juga pasti punya senjata api rakitan, kampung seperti itu tidak mungkin mulus-mulus saja. Kita periksa dulu, dari peluru BNN atau siapa, dilihat kalibernya seperti apa," pungkasnya.



Diketahui, Muhammad Akbar Tanjung (17) menjadi korban peluru nyasar di dada kiri saat razia BNN Sumsel bersama Satpol PP Palembang di eks lokalisasi Kampung Baru, Palembang, Kamis (28/2) malam.Peluru nyasar itu terjadi saat baku tembak antara petugas dengan sekelompok orang di TKP. Korban yang berada di lokasi tersungkur akibat terkena tembakan di dadanya. Korban akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Share:

Postingan Populer