Twitter Facebook Delicious Digg Stumbleupon Favorites More

Senin, 20 Februari 2017

Menkominfo menyebut Indonesia masih belum mampu Produksi Iphone

        


Bacaan Berita - Diskusi dalam penyambutan Optimalisasi Spektrum Radio,senin 20 Februari 2017, Menteri Kominikasi dan Informatika Rudiantara mengungkap bahwa pembangunan pusat riset dan pengembangan ( R & D )Iphone di Indonesia adalah merupakan pencapaian  yang sangat luar biasa.

Menurut Rudiantara, pemerintah menyadari Indonesia belum memiliki kompetensi untuk memproduksi iPhone di dalam negeri. Maka itu, pembangunan pusat riset patut diapresiasi dalam rangka memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk ponsel 4G.

Rudiantara  memberi  saran kepada pemerintah akan menyadari Indonesia belum memiliki kompertensi atau kemampuan untuk memproduksi Iphone di dalam negeri. oleh karena itu pembangunan kandungan dalam negeri

Sampai kapan pun iPhone tidak akan bisa diproduksi di Indonesia karena kita tidak punya skala ekonomi sekelas Tiongkok yang diberikan kepada Apple. Tapi, kita tidak boleh hanya jadi pasar saja," ujar pria yang akrab disapa Chief RA tersebut.

Oleh Karena itu, Lanjut Rudiantara sejak awal pemerintah mendesak agar aturan TKDN masuk menjadi salah satu dari ekosistem broadband pada 2019. Dengan begitu,Indonesia dapat menjadi pasar bagi pelaku industri lokal  maupun dalam negeri.

"Tadinya, sampai kapan pun Apple tak mau rakit produknya di Indonesia. Tapi sekarang Apple sudah mulai bikin pusat R&D di Indonesia terbesar kedua setelah Brasil dan India. Ini suatu achievement," paparnya.

Oleh karena itu iphone tidak akan bisa di prosduksi oleh di indonesia akan tetapi sekarang Iphone sudah mulai bikin pusat R&D di indonesia terbesar dari kedua setelah  negara  Brasil dan India.Inilah salah satu achievement, yang paparnya.

Pemerintahan menetapkan kebijakan TJDN sebesar 30% bagi ponsel -ponsel 4G yang di pasarkan di indonesia dan kebijakan ini telah di terapkan sejak awal 2017.
Share:

Postingan Populer